Browsing Category "BAHASA INDONESIA KELAS XII"

PAKET UJIAN NASIONAL BAHASA INDONESIA KELAS XII TERBARU TAHUN 2011 PAKET 4

44.    Cermati puisi berikut!
SELAMAT TINGGAL

Aku berkaca
Ini muka penuh luka
Siapa punya?

Kudengar seru menderu
- dalam hatiku? -
Apa hanya angin lalu?

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Ah….!!
Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal….!!
Selamat tinggal….!!
oleh Chairil Anwar

Maksud isi puisi tersebut adalah … .
A. Perbuatan baik dan buruk seseorang, kelak akan diberikan imbalan, serta akan diminta pertanggungjawaban sesuai dengan perbuatannya.
B. Luka hati yang sangat hebat dirasakan oleh seseorang atas perbuatan yang dilakukannya sendiri dan dia menyesali atas semua yang dilakukannya itu.
C.    Seseorang mencoba mengingat-ingat kembali apa yang sudah dilakukannya sehingga berbagai hal yang sudah dilakukannya muncul silih berganti.
D.    Seseorang sangat sedih dan berdukacita atas musibah yang telah menimpanya, tetapi dia sebetulnya tidak berdaya dan harus menerima dengan tulus.
E.    Seseorang menerima semua akibat atas segala tindakan dan perbuatannya selama ini walaupun akibat tersebut sangat berat dirasakannya.

45.    Kata ”berkaca” yang bergaris bawah pada larik pertama puisi tersebut bermakna … .
A.    pengambilan sikap
B.    pengintrospeksian diri
C.    pemacuan semangat
D.    penginsafan diri
E.    pemberontakan jiwa

46.    Cermati kutipan puisi berikut!

DIPONEGORO
Di masa pembangunan ini
Tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali
Pedang di kanan, keris di kiri
….
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu
Sekali berarti
Sudah itu mati.
(Chairil Anwar)
Majas yang tepat untuk mengisi larik yang rumpang (bertitik) pada puisi tersebut adalah … .
A.    Berselempang semangat yang tak bisa mati
B.    Kita harus tetap bersemangat dan jangan malas
C.    Semua manusia akan mati bila Tuhan menghendaki
D.    Kita tidak bisa memperkirakan berapa lama usia kita
E.    Hentikanlah pertikaian antarsesama manusia

47.    Cermati kutipan gurindam berikut!
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.

Maksud gurindam tersebut adalah …
A.    Janganlah mengangkat beban yang berat agar tangan anda tidak rusak
B.    Bila ingin berhasil, lakukanlah usaha, baik besar maupun kecil.
C.    Kita haruslah menghindari segala perbuatan dosa, baik kecil maupun besar.
D.    Orang yang ingin selamat, harus giat dan rajin bekerja apa saja.
E.    Hidup kita akan selamat bila selalu ingat akan dosa kecil atau besar.

48.    Cermatilah kutipan esai berikut!
Saya teringat akan Ayu Utami. Teringat akan penilaian orang lain yang termasuk para pengarang dan kritikus tentang karya-karyanya. Keraguan akan keaslian karya-karyanya. Sebelum itu saya juga membaca karya-karyanya yang lain seperti “Larung” dan kumpulan esai-nya yang dibukukan. Kesan saya yang pertama sesudah membaca buku-bukunya ternyata sama seperti apa yang dijelaskan pelukis Frida Kahlo tentang Surealisme:
“Saya menemui seekor singa di dalam lemari pakaian saya sendiri yang sangat biasa saya kunjungi setiap akan ganti pakaian. Dan singa itu terlukis dalam pakaian-pakaian saya yang biasa, tidak mahal, mode biasa saja, namun tiba-tiba menjadi luar biasa indahnya, mengagetkan sehingga saya (dan juga teman-teman saya) tidak lagi percaya bahwa itulah pakaian saya, dan bahkan mencurigai saya yang biasa berpakaian biasa yang jadi luar biasa itu, saya curi dari orang lain. Pakaian yang memang milik saya sendiri itu telah mempunyai tenaga magis yang membuat orang lain sukar percaya, curiga pada saya yang sehari-hari berpakaian biasa tapi sekarang tampak begitu tampan yang membikin sebagian orang lain iri dan tidak mau melihat saya yang biasa-biasa saja tiba-tiba menjadi luar biasa.”

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah …
A.    Keraguan akan keaslian karya-karya Ayu Utami, dikatakan Surealisme, sangat biasa namun dapat menjadi luar biasa indahnya, dan mengagetkan.
B.    Timbulnya kesan keraguan pembaca akan keaslian karya-karya sastrawa sebelum membaca karya-karya mereka secara baik dan mendalam.
C.    Kesan pertama sesudah membaca buku-buku karya seseorang ternyata sama seperti apa yang dijelaskan pengarang dalam bukunya.
D.    Sesuatu yang sangat biasa ditemukan dalan karya-karya Ayu Utami, biasanya ditanggapi dengan hal-hal biasa pula oleh pembaca.
E.    Karya-karya seorang pengarang dikatakan berarti, menarik, dan indah apabila tiba-tiba menjadi luar biasa indahnya.

49.    Bacalah penjelasan buku berikut!
Karya-karya Putu Wijaya, merupakan antitesis dari tulisan Pramoedya: fantastik dan bersifat tidak langsung, dan Putu mencampur hal tersebut dengan pinjaman-pinjaman liberal dari tradisi Bali dan Jawa. Mangunwijaya merajut acuan dan analogi wayang ke dalam wacana yang sebagian besar realis, sementara Putu Wijaya mengambil lisensi besar sekali dengan Mahabarata dalam narasi-narasinya yang diskursif dan fantastik. Tetralogi itu ditulis dalam tradisi realisme yang murni, dengan mencerminkan keterlibatan Pramoedya pada proyek modernis dan penolakannya terhadap banyak unsur kebudayaan regional “feodal” yang ia anggap bertentangan dengan kemajuan bangsanya (halaman 252). Suara pengarang itu hadir karena memang diajukan Putu dalam novel-novelnya yang juga ia ajukan dalam esai dan wawancaranya guna mengerti makna dan keberadaan manusia (halaman 255).

Kalimat kritik yang sesuai isi penjelasan tersebut adalah …
A.    Karya-karya Putu Wijaya, merupakan antitesis dari tulisan Pramoedya dengan pinjaman-pinjaman liberal dari tradisi Bali dan Jawa dan mengambil lisensi Mahabarata dalam narasi-narasinya yang diskursif dan fantastik.
B.  Antitesis dari tulisan Pramoedya: fantastik dan bersifat tidak langsung, dan Putu mencampur hal tersebut dengan pinjaman-pinjaman liberal dari tradisi Bali dan Jawa, dan banyak merajut acuan dan analogi wayang.
C.    Putu Wijaya ke dalam wacana yang sebagian besar realis, mengambil lisensi besar sekali dengan Mahabarata dalam narasi-narasinya yang diskursif dan fantastik, tetralogi itu ditulis dalam tradisi realisme yang murni.
D. Dengan mencerminkan keterlibatan Pramoedya pada proyek modernis dan penolakannya terhadap banyak unsur kebudayaan regional “feodal” yang ia anggap bertentangan dengan kemajuan bangsanya.
E.    Suara pengarang itu hadir karena memang diajukan Putu dalam novel-novelnya yang juga ia ajukan dalam esai dan wawancaranya guna mengerti makna dan keberadaan manusia dalam arti yang benar.

50. Bacalah penjelasan buku berikut!
Kesan yang biasa dijumpai saat membaca sebuah novel ”thriller” adalah suasana kecemasan dan ketercekaman. Akan tetapi, kenapa masih tetap saja ada pembaca yang “gandrung” suasana semacam itu, padahal akan membuat bulu kuduk berdiri dan dicekam “ketakutan” saja?
Mungkin, jawabnya karena rasa ketakutan yang dicipta pengarang masih sebanding lurus atau bahkan masih dikalahkan oleh rasa ingin tahu pembaca yang menggebu-gebu untuk mengetahui ending cerita Perfume. Akibatnya, suasana seperti bau busuk, leleran darah, dan kekejaman pembunuhan dirasa tak perlu lagi ditakuti. Rasa penasaran sudah mengalahkan ketercekaman. Justru pembaca seakan dibaluri ketertarikan aneh yang tak bisa dijelaskan dengan mudah karena rasa ingin tahu terhadap ending cerita kerap membungkam kengerian itu. Karena itu, jika novel thriller tak berpretensi menciptakan keterpesonaan seperti itu, pasti akan gagal memikat pembaca. Tidak mustahil, novel tersebut akan dibuang di kolong ranjang karena hanya mencipta ketakutan semata.

Kalimat resensi yang menyatakan keunggulan buku sesuai dengan penjelasan tersebut adalah …
A.    Pembaca yang penakut, akan menjadi tidak penakut lagi setelah membaca cerita ini karena dapat mengobati penyakit penakut orang tersebut setelah selesai membaca cerita Perfume.
B.  Pendekripsian akibat suasana seperti bau busuk, leleran darah, dan kekejaman pembunuhan dirasa tak perlu lagi ditakuti karena digambarkan secara alami dan penyajiannya wajar seperti apa adanya.
C.  Isi novel sulit dipahami karena disajikan secara berbelit-belit dan dipenuhi dengan suasana mencekam, keanehan karena ceritanya banyak terkait dengan ilmu gaib kesadisan, dan sebagainya.
D.  Penyajian cerita lebih ke dunia kengerian; banyak menciptakan keterpesonaan seperti itu, pasti berhasil memikat pembaca yang menyukai dunia keanehan, tetapi berakhir dengan  kegembiraan.
E.    Novel Perfume ini tergolong ”thriller” karena suasana kecemasan pada pembaca dan membuat bulu kuduk berdiri, tetapi itulah yang membuat keingitahuan dan kemenarikan cerita.

Tags »

PAKET UJIAN NASIONAL BAHASA INDONESIA KELAS XII TERBARU TAHUN 2011 PAKET 2

44.    Cermati puisi berikut!
SELAMAT TINGGAL

Aku berkaca
Ini muka penuh luka
Siapa punya?

Kudengar seru menderu
- dalam hatiku? -
Apa hanya angin lalu?

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Ah….!!
Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal….!!
Selamat tinggal….!!
oleh Chairil Anwar

Maksud isi puisi tersebut adalah … .
A. Perbuatan baik dan buruk seseorang, kelak akan diberikan imbalan, serta akan diminta pertanggungjawaban sesuai dengan perbuatannya.
B. Luka hati yang sangat hebat dirasakan oleh seseorang atas perbuatan yang dilakukannya sendiri dan dia menyesali atas semua yang dilakukannya itu.
C.    Seseorang mencoba mengingat-ingat kembali apa yang sudah dilakukannya sehingga berbagai hal yang sudah dilakukannya muncul silih berganti.
D.    Seseorang sangat sedih dan berdukacita atas musibah yang telah menimpanya, tetapi dia sebetulnya tidak berdaya dan harus menerima dengan tulus.
E.    Seseorang menerima semua akibat atas segala tindakan dan perbuatannya selama ini walaupun akibat tersebut sangat berat dirasakannya.

45.    Kata ”berkaca” yang bergaris bawah pada larik pertama puisi tersebut bermakna … .
A.    pengambilan sikap
B.    pengintrospeksian diri
C.    pemacuan semangat
D.    penginsafan diri
E.    pemberontakan jiwa

46.    Cermati kutipan puisi berikut!

DIPONEGORO
Di masa pembangunan ini
Tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali
Pedang di kanan, keris di kiri
….
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu
Sekali berarti
Sudah itu mati.
(Chairil Anwar)
Majas yang tepat untuk mengisi larik yang rumpang (bertitik) pada puisi tersebut adalah … .
A.    Berselempang semangat yang tak bisa mati
B.    Kita harus tetap bersemangat dan jangan malas
C.    Semua manusia akan mati bila Tuhan menghendaki
D.    Kita tidak bisa memperkirakan berapa lama usia kita
E.    Hentikanlah pertikaian antarsesama manusia

47.    Cermati kutipan gurindam berikut!
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.

Maksud gurindam tersebut adalah …
A.    Janganlah mengangkat beban yang berat agar tangan anda tidak rusak
B.    Bila ingin berhasil, lakukanlah usaha, baik besar maupun kecil.
C.    Kita haruslah menghindari segala perbuatan dosa, baik kecil maupun besar.
D.    Orang yang ingin selamat, harus giat dan rajin bekerja apa saja.
E.    Hidup kita akan selamat bila selalu ingat akan dosa kecil atau besar.

48.    Cermatilah kutipan esai berikut!
Saya teringat akan Ayu Utami. Teringat akan penilaian orang lain yang termasuk para pengarang dan kritikus tentang karya-karyanya. Keraguan akan keaslian karya-karyanya. Sebelum itu saya juga membaca karya-karyanya yang lain seperti “Larung” dan kumpulan esai-nya yang dibukukan. Kesan saya yang pertama sesudah membaca buku-bukunya ternyata sama seperti apa yang dijelaskan pelukis Frida Kahlo tentang Surealisme:
“Saya menemui seekor singa di dalam lemari pakaian saya sendiri yang sangat biasa saya kunjungi setiap akan ganti pakaian. Dan singa itu terlukis dalam pakaian-pakaian saya yang biasa, tidak mahal, mode biasa saja, namun tiba-tiba menjadi luar biasa indahnya, mengagetkan sehingga saya (dan juga teman-teman saya) tidak lagi percaya bahwa itulah pakaian saya, dan bahkan mencurigai saya yang biasa berpakaian biasa yang jadi luar biasa itu, saya curi dari orang lain. Pakaian yang memang milik saya sendiri itu telah mempunyai tenaga magis yang membuat orang lain sukar percaya, curiga pada saya yang sehari-hari berpakaian biasa tapi sekarang tampak begitu tampan yang membikin sebagian orang lain iri dan tidak mau melihat saya yang biasa-biasa saja tiba-tiba menjadi luar biasa.”

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah …
A.    Keraguan akan keaslian karya-karya Ayu Utami, dikatakan Surealisme, sangat biasa namun dapat menjadi luar biasa indahnya, dan mengagetkan.
B.    Timbulnya kesan keraguan pembaca akan keaslian karya-karya sastrawa sebelum membaca karya-karya mereka secara baik dan mendalam.
C.    Kesan pertama sesudah membaca buku-buku karya seseorang ternyata sama seperti apa yang dijelaskan pengarang dalam bukunya.
D.    Sesuatu yang sangat biasa ditemukan dalan karya-karya Ayu Utami, biasanya ditanggapi dengan hal-hal biasa pula oleh pembaca.
E.    Karya-karya seorang pengarang dikatakan berarti, menarik, dan indah apabila tiba-tiba menjadi luar biasa indahnya.

49.    Bacalah penjelasan buku berikut!
Karya-karya Putu Wijaya, merupakan antitesis dari tulisan Pramoedya: fantastik dan bersifat tidak langsung, dan Putu mencampur hal tersebut dengan pinjaman-pinjaman liberal dari tradisi Bali dan Jawa. Mangunwijaya merajut acuan dan analogi wayang ke dalam wacana yang sebagian besar realis, sementara Putu Wijaya mengambil lisensi besar sekali dengan Mahabarata dalam narasi-narasinya yang diskursif dan fantastik. Tetralogi itu ditulis dalam tradisi realisme yang murni, dengan mencerminkan keterlibatan Pramoedya pada proyek modernis dan penolakannya terhadap banyak unsur kebudayaan regional “feodal” yang ia anggap bertentangan dengan kemajuan bangsanya (halaman 252). Suara pengarang itu hadir karena memang diajukan Putu dalam novel-novelnya yang juga ia ajukan dalam esai dan wawancaranya guna mengerti makna dan keberadaan manusia (halaman 255).

Kalimat kritik yang sesuai isi penjelasan tersebut adalah …
A.    Karya-karya Putu Wijaya, merupakan antitesis dari tulisan Pramoedya dengan pinjaman-pinjaman liberal dari tradisi Bali dan Jawa dan mengambil lisensi Mahabarata dalam narasi-narasinya yang diskursif dan fantastik.
B.    Antitesis dari tulisan Pramoedya: fantastik dan bersifat tidak langsung, dan Putu mencampur hal tersebut dengan pinjaman-pinjaman liberal dari tradisi Bali dan Jawa, dan banyak merajut acuan dan analogi wayang.
C.    Putu Wijaya ke dalam wacana yang sebagian besar realis, mengambil lisensi besar sekali dengan Mahabarata dalam narasi-narasinya yang diskursif dan fantastik, tetralogi itu ditulis dalam tradisi realisme yang murni.
D. Dengan mencerminkan keterlibatan Pramoedya pada proyek modernis dan penolakannya terhadap banyak unsur kebudayaan regional “feodal” yang ia anggap bertentangan dengan kemajuan bangsanya.
E.    Suara pengarang itu hadir karena memang diajukan Putu dalam novel-novelnya yang juga ia ajukan dalam esai dan wawancaranya guna mengerti makna dan keberadaan manusia dalam arti yang benar.

50. Bacalah penjelasan buku berikut!
Kesan yang biasa dijumpai saat membaca sebuah novel ”thriller” adalah suasana kecemasan dan ketercekaman. Akan tetapi, kenapa masih tetap saja ada pembaca yang “gandrung” suasana semacam itu, padahal akan membuat bulu kuduk berdiri dan dicekam “ketakutan” saja?
Mungkin, jawabnya karena rasa ketakutan yang dicipta pengarang masih sebanding lurus atau bahkan masih dikalahkan oleh rasa ingin tahu pembaca yang menggebu-gebu untuk mengetahui ending cerita Perfume. Akibatnya, suasana seperti bau busuk, leleran darah, dan kekejaman pembunuhan dirasa tak perlu lagi ditakuti. Rasa penasaran sudah mengalahkan ketercekaman. Justru pembaca seakan dibaluri ketertarikan aneh yang tak bisa dijelaskan dengan mudah karena rasa ingin tahu terhadap ending cerita kerap membungkam kengerian itu. Karena itu, jika novel thriller tak berpretensi menciptakan keterpesonaan seperti itu, pasti akan gagal memikat pembaca. Tidak mustahil, novel tersebut akan dibuang di kolong ranjang karena hanya mencipta ketakutan semata.

Kalimat resensi yang menyatakan keunggulan buku sesuai dengan penjelasan tersebut adalah …
A.    Pembaca yang penakut, akan menjadi tidak penakut lagi setelah membaca cerita ini karena dapat mengobati penyakit penakut orang tersebut setelah selesai membaca cerita Perfume.
B.    Pendekripsian akibat suasana seperti bau busuk, leleran darah, dan kekejaman pembunuhan dirasa tak perlu lagi ditakuti karena digambarkan secara alami dan penyajiannya wajar seperti apa adanya.
C.    Isi novel sulit dipahami karena disajikan secara berbelit-belit dan dipenuhi dengan suasana mencekam, keanehan karena ceritanya banyak terkait dengan ilmu gaib kesadisan, dan sebagainya.
D.    Penyajian cerita lebih ke dunia kengerian; banyak menciptakan keterpesonaan seperti itu, pasti berhasil memikat pembaca yang menyukai dunia keanehan, tetapi berakhir dengan  kegembiraan.
E.    Novel Perfume ini tergolong ”thriller” karena suasana kecemasan pada pembaca dan membuat bulu kuduk berdiri, tetapi itulah yang membuat keingitahuan dan kemenarikan cerita.

Tags »
Page 3 of 9 1 2 3 4 5 6 9

You might also like this post..

BUKU USM STAN 2014

BUKU USM STAN 2014

Untuk membeli buku ini kamu bisa langsung buka web www.bukustan.com atau klik Gambar dibawah ini... more detail
UTS IPA Kelas II Semester II

UTS IPA Kelas II Semester II

I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c didepan jawaban yang benar! 1.    Jam tangan menggunakan enargi …. a. baterai            b. aki           ... more detail
PKN Kelas IV

PKN Kelas IV

I.     Berilah tanda (x) pada huruf a, b, atau c pada jawaban yang paling benar! Pemerintah desa terdiri atas …. Kepala desa                                              c. Kepala desa dan perangkat desa Perangkat... more detail
SOAL ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) GANJIL MADRASAH AIYAH AGAMA ISLAM MERTAPADA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

SOAL ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) GANJIL MADRASAH AIYAH AGAMA ISLAM MERTAPADA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

SOAL ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) GANJIL MADRASAH AIYAH AGAMA ISLAM MERTAPADA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 I. Pilihlah jawaban yang paling tepat! Perhatikan pernyataan di bawah ini: ada di setiap daerah... more detail
UTS IPA Kelas 1

UTS IPA Kelas 1

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG DINAS PENDIDIKAN GUSLAH III KEC. PASRUJAMBE UJI KOMPETENSI TENGAH SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2012/2013   Mata Pelajaran         :   IPA                                             Nama Peserta     : _____________ Kelas                        :   I... more detail
First Mid Semester Test Academic Year 2012/ 2013Subject Science

First Mid Semester Test Academic Year 2012/ 2013Subject Science

I.    Choose the correct answer by crossing (x) a, b, c or d! 1.    House gecko defends itself from predator by…. a.    expanding its body b.    breaking off its... more detail